new.png

Berita Pengadilan

portfolio

Berita Pengadilan

Berisikan Menu Tentang Semua Berita Yang Terjadi Pada Pengadilan Tinggi Palembang Termasuk Juga Kumpulan Galeri Foto Kegiatan atau Kejadian di Pengadilan Tinggi Palembang

Struktur Organisasi

Standar Pelayanan

E-Court

Direktori Putusan

Penelusuran Perkara

Laporan Tahunan

Putusan Majelis Kehormatan Hakim (Adria Dwi Afanti - Pengadilan Negeri Simalungun)

Kamis, 07 Januari 2013 pukul 09.00 WIB, Mahkamah Agung Gelar Sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) dengan nomor register 01/MKH/XII atas nama terlapor Hakim Adria Dwi Afanti, SH., MH Nip 19770331 200212 2 004 Pangkat/Golongan ; Penata (III/C) jabatan Hakim pada Pengadilan Negeri Simalungun.

Sidang ini sesuai dengan Pasal 20 ayat (6) UU Nomor 48 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas UU No 2 Tahun 1986 tentang Peradilan Umum jo Pasal 23 ayat (4) UU No 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial, menentukan bahwa sebelum Mahkamah Agung dan/ atau Komisi Yudisial mengajukan usul pemberhentian, hakim pengadilan mempunyai hak untuk membela diri di hadapan Majelis Kehormatan Hakim. Adapun susunan Majelis Kehormatan Hakim Terdiri dari :

  1. H. IMAM ANSHORI SALEH, SH., M.Hum Wakil Ketua Komisi Yudisial sebagai Ketua Majelis Kehormatan Hakim.
  2. Dr. Taufiqurahman Syahuri, SH., MH Anggota Komisi Yudisial RI sebagai Anggota Majelis Kehormatan Hakim.
  3. Dr. JAJA AHMAD JAYUS SH., MH , Anggota Komisi Yudisial sebagai Anggota Majelis Kehormatan Hakim.
  4. Dr. H. IBRAHIM SH., MH., LLM, , Anggota Komisi Yudisial sebagai Anggota Majelis Kehormatan Hakim.
  5. Prof. Dr. ABDUL GANI ABDULLAH, SH Hakim Agung Mahkamah Agung sebagai Anggota Majelis Kehormatan Hakim.
  6. SOLTONY MOHDALLY, SH., MH Hakim Agung Mahkamah Agung sebagai Aggota Majelis Kehormatan Hakim
  7. H.YULIUS, SH., MH , Hakim Agung Mahkamah Agung sebagai Aggota Majelis Kehormatan Hakim

Hakim Adria Dwi Afanti, SH., MH. terbukti melakukan pelanggaran kode etik hakim. Dengan alasan itu Majelis Kehormatan Hakim pada Kamis 14 Februari 2013 menjatuhkan hukuman disiplin berupa non palu selama dua tahun dan dimutasi ke pengadilan Tinggi Medan, hukuman ini lebih ringan dibanding dengan tuntutan pelapor yaitu pemberhentian secara tidak hormat. Adria adalah hakim Pengadilan Negeri Simalungun golongan III/c yang menjadi hakim terlapor karena melanggar kode etik.

Keputusan bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial untuk Adria yaitu:

PERTAMA, Menerima Sebagian pembelaan diri hakim terlapor
KEDUA, Menyatakan hakim terlapor terbuki melakukan pelanggaran kode etik hakim dan
KETIGA, Memberikan sanksi hukuman berat berupa non palu selama dua tahun dan dimutasi ke Pengadilan Tinggi Medan.

Sidang Majelis Kehormatan Hakim kali ini adalah sidang lanjutan dari siding Mejelis Kehormatan Hakim pertama pada Kamis 7 Februari 2013 lalu. Dengan Ketua Majelis Kehormatan Hakim dari Komisi Yudisial yaitu: H. IMAM ANSHORI SALEH, SH., M.Hum.

PTSP PT Palembang

fade

PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS

fade